Adik tiri dari nyokap gue sekarang ini sedang mengalami kesusahan. Suaminya terkena stroke yang datang tanpa disangka-sangka. Karena dia selama ini terlihat sehat-sehat aja. Mereka mempunyai tiga orang anak, yang pertama bernama Indah, kelas 2 SMK, yang kedua bernama Weni, kelas 3 SD, dan yang terakhir bernama Raffa, masih 7 bulan. Bibi Titi, begitulah gue manggil adik tiri nyokap gue, dia itu baik banget sama gue meskipun nyokap gue itu bukan kakak kandungnya. Setiap kali gue pulang kampung, gue tidur di rumahnya, makan di rumahnya, mandi di rumahnya, dan rumahnya itu udah kaya rumah gue sendiri. Gue ngerasa, dia itu bukan bibi tiri, tapi bibi kandung. Diantara sodara-sodaranya yang lain, nyokap lebih akrab sama bibi Titi.
Sekarang, Bibi Titi harus membuat es pocong setiap hari dan menjualnya dengan tujuan mempertahankan hidup. Suaminya ga bisa berbuat apa-apa karena memang tubuhnya stroke sebelah. Gue merasa kasian banget dan pengen banget ngebantu. Gaji gue yang ga seberapa bisa gw sisihkan sedikit buat mereka. Tapi nyokap, bokap, kakak-kakak gue, juga ga menutup mata dan hati mereka untuk membantu bi Titi. Dan alhamdulillah, rizky kami lumayan lancar, bahkan lancar banget. Sypa lagi yang harus membantu bi Titi selain keluarga terdekatnya sendiri. Gue yakin, Suatu perbuatan baik akan menghasilkan yang baik pula yang akan kembali pada diri kita.
_Septi_
septiani_1990@yahoo.com
0 komentar:
Poskan Komentar